Sabtu, 13 Februari 2016

lgbt

LGBT atau GLBT adalah akronim dari "lesbian, gay, biseksual, dan transgender". Istilah ini digunakan semenjak tahun 1990-an dan menggantikan frasa "komunitas gay"[1] karena istilah ini lebih mewakili kelompok-kelompok yang telah disebutkan.[2]
Akronim ini dibuat dengan tujuan untuk menekankan keanekaragaman "budaya yang berdasarkan identitas seksualitas dan gender". Kadang-kadang istilah LGBT digunakan untuk semua orang yang tidak heteroseksual, bukan hanya homoseksual, biseksual, atau transgender.[2][3] Maka dari itu, seringkali huruf Q ditambahkan agar queer dan orang-orang yang masih mempertanyakan identitas seksual mereka juga terwakili (contoh. "LGBTQ" atau "GLBTQ", tercatat semenjak tahun 1996[4]).
Istilah LGBT sangat banyak digunakan untuk penunjukkan diri. Istilah ini juga diterapkan oleh mayoritas komunitas dan media yang berbasis identitas seksualitas dan gender di Amerika Serikat dan beberapa negara berbahasa Inggris lainnya.[5][6]
Tidak semua kelompok yang disebutkan setuju dengan akronim ini.[7] Beberapa orang dalam kelompok yang disebutkan merasa tidak berhubungan dengan kelompok lain dan tidak menyukai penyeragaman ini.[8] Beberapa orang menyatakan bahwa pergerakan transgender dan transeksual itu tidak sama dengan pergerakan kaum "LGB".[9] Gagasan tersebut merupakan bagian dari keyakinan "separatisme lesbian & gay", yang meyakini bahwa kelompok lesbian dan gay harus dipisah satu sama lain.[8][10] Ada pula yang tidak peduli karena mereka merasa bahwa: akronim ini terlalu politically correct; akronim LGBT merupakan sebuah upaya untuk mengategorikan berbagai kelompok dalam satu wilayah abu-abu; dan penggunaan akronim ini menandakan bahwa isu dan prioritas kelompok yang diwakili diberikan perhatian yang setara.[9][11] Di sisi lain, kaum interseks ingin dimasukkan ke dalam kelompok LGBT untuk membentuk "LGBTI" (tercatat sejak tahun 1999[12]).[13] Akronim "LGBTI" digunakan dalam The Activist's Guide of the Yogyakarta Principles in Action.[14]

Sejarah

Sebelum revolusi seksual pada tahun 1960-an, tidak ada kosakata non-peyoratif untuk menyebut kaum yang bukan heteroseksual. Istilah terdekat, "gender ketiga", telah ada sejak tahun 1860-an, tetapi tidak banyak disetujui.[15][16][17][18][19][20]
Istilah pertama yang banyak digunakan, "homoseksual", dikatakan mengandung konotasi negatif dan cenderung digantikan oleh "homofil" pada era 1950-an dan 1960-an,[21] dan lalu gay pada tahun 1970-an.[15] Frase "gay dan lesbian" menjadi lebih umum setelah identitas kaum lesbian semakin terbentuk.[2] Pada tahun 1970, Daughters of Bilitis menjadikan isu feminisme atau hak kaum gay sebagai prioritas.[22] Maka, karena kesetaraan didahulukan, perbedaan peran antar laki-laki dan perempuan dipandang bersifat patriarkal oleh feminis lesbian. Banyak feminis lesbian yang menolak bekerja sama dengan kaum gay.[23] Lesbian yang lebih berpandangan esensialis merasa bahwa pendapat feminis lesbian yang separatis dan beramarah itu merugikan hak-hak kaum gay.[24] Selanjutnya, kaum biseksual dan transgender juga meminta pengakuan dalam komunitas yang lebih besar.[2] Setelah euforia kerusuhan Stonewall mereda, dimulai dari akhir 1970-an dan awal 1980-an, terjadi perubahan pandangan; beberapa gay dan lesbian menjadi kurang menerima kaum biseksual dan transgender.[25][26] Kaum transgender dituduh terlalu banyak membuat stereotip dan biseksual hanyalah gay atau lesbian yang takut untuk mengakui identitas seksual mereka.[25] Setiap komunitas yang disebut dalam akronim LGBT telah berjuang untuk mengembangkan identitasnya masing-masing, seperti apakah, dan bagaimana bersekutu dengan komunitas lain; konflik tersebut terus berlanjut hingga kini.[26]
Akronim LGBT kadang-kadang digunakan di Amerika Serikat dimulai dari sekitar tahun 1988.[27] Baru pada tahun 1990-an istilah ini banyak digunakan.[26] Meskipun komunitas LGBT menuai kontroversi mengenai penerimaan universal atau kelompok anggota yang berbeda (biseksual dan transgender kadang-kadang dipinggirkan oleh komunitas LGBT), istilah ini dipandang positif.[3][26] Walaupun singkatan LGBT tidak meliputi komunitas yang lebih kecil (lihat bagian Ragam di bawah), akronim ini secara umum dianggap mewakili kaum yang tidak disebutkan.[3][26] Secara keseluruhan, penggunaan istilah LGBT telah membantu mengantarkan orang-orang yang terpinggirkan ke komunitas umum.[3][26]
Aktris transgender Candis Cayne pada tahun 2009 menyebut komunitas LGBT sebagai "minoritas besar terakhir", dan menambahkan bahwa "Kita masih bisa diganggu secara terbuka" dan "disebut di televisi."[28]

Ragam

Ada banyak ragam yang mengganti susunan huruf dalam akronim ini. LGBT atau GLBT merupakan istilah yang paling banyak digunakan saat ini.[26] Meskipun maknanya sama, "LGBT" punya konotasi yang lebih feminis dibanding "GLBT" karena menempatkan "L" terlebih dahulu.[26] Akronim ini saat tidak meliputi kaum transgender disingkat menjadi "LGB".[26][29] Huruf "Q" untuk "queer" atau "questioning" (mempertanyakan) kadang-kadang ditambahkan (contoh, "LGBTQ", "LGBTQQ", atau "GLBTQ?").[8][30][31] Huruf lain yang dapat ditambahkan adalah "U" untuk "unsure" (tidak pasti); "C" untuk "curious" (ingin tahu); "I" untuk interseks; "T" lain untuk "transeksual" atau "transvestit"; "T", "TS", atau "2" untuk "Two‐Spirit"; "A" atau "SA" untuk "straight allies" (orang heteroseksual yang mendukung pergerakan LGBT); atau "A" untuk "aseksual".[32][33][34][35][36] Ada pula yang menambahkan "P" untuk panseksualitas atau "polyamorous," dan "O" untuk "other" (lainnya).[26][37] Susunan huruf-huruf tersebut tidak terstandardisasi; huruf-huruf kurang umum yang telah disebutkan dapat ditambahkan dalam susunan apapun.[26] Istilah yang beragam tidak mewakili perbedaan politis antar komunitas, tetapi muncul dari prarasa individu dan kelompok.[38] Istilah panseksual, omniseksual, fluid, dan queer dianggap masuk ke dalam "biseksual".[39] Demikian pula, bagi beberapa orang istilah transeksual dan interseks masuk ke dalam "transgender", meskipun banyak transeksual dan interseks yang menolaknya.[26]
"SGL" ("same gender loving", pecinta sesama jenis) kadang-kadang digunakan orang Afrika-Amerika untuk memisahkan diri dari komunitas LGBT yang menurut mereka didominasi orang kulit putih.[40] "MSM" ("men who have sex with men", laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki) secara sinis dipakai untuk mendeskripsikan laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki lain tanpa merujuk pada orientasi seksual mereka.[41][42]
Frase "MSGI" ("minority sexual and gender identities", identitas seksual dan gender minoritas) yang diperkenalkan pada tahun 2000-an digunakan untuk merangkum semua huruf dan akronim, namun masih belum banyak digunakan.[43] Majalah Anything That Moves menciptakan akronim FABGLITTER (Fetish seperti komunitas gaya hidup BDSM, Allies atau poly-Amorous, Biseksual, Gay, Lesbian, Interseks, Transgender, Transsexual Engendering Revolution (Revolusi Kelahiran Transeksual) atau inter-Racial attraction (ketertarikan antar ras)), tetapi istilah ini juga tidak banyak digunakan.[2]
Akronim lain yang mulai menyebar pengunaannya adalah QUILTBAG (Queer/Questioning, Undecided (belum ditentukan), Interseks, Lesbian, Trans, Biseksual, Aseksual, Gay). Akan tetapi, istilah ini juga belum umum.[44]

Kritik

Tidak semua orang yang disebutkan setuju dengan istilah LGBT atau GLBT.[7] Contohnya, ada yang berpendapat bahwa pergerakan transgender dan transeksual tidak sama dengan lesbian, gay, dan biseksual (LGB).[9] Argumen ini bertumpu pada gagasan bahwa transgender dan transeksualitas berkaitan dengan identitas gender yang terlepas dari orientasi seksual.[26] Isu LGB dipandang sebagai masalah orientasi atau rangsangan seksual.[26] Pemisahan ini dilakukan dalam tindakan politik: tujuan LGB dianggap berbeda dari transgender dan transeksual, seperti pengesahan pernikahan sesama jenis dan perjuangan hak asasi yang tidak menyangkut kaum transgender dan interseks.[26] Beberapa interseks ingin dimasukkan ke dalam kelompok LGBT dan lebih menyukai istilah "LGBTI", sementara yang lainnya meyakini bahwa mereka bukan bagian dari komunitas LGBT dan lebih memilih tidak diliputi dalam istilah tersebut.[13][45]
Ada pula keyakinan "separatisme lesbian dan gay" (tidak sama dengan "separatisme lesbian"), yang meyakini bahwa lesbian dan gay sebaiknya membentuk komunitas yang terpisah dari kelompok-kelompok lain dalam lingkup LGBTQ.[8][10] Meskipun jumlahnya tidak cukup besar untuk disebut pergerakan, kaum separatis berperan penting, vokal, dan aktif dalam komunitas LGBT.[10][46][47] Dalam beberapa kasus separatis menolak keberadaan atau hak kesetaraan orientasi non-monoseksual dan transeksualitas.[47] Hal ini dapat meluas menjadi bifobia dan transfobia.[10][47] Separatis punya lawan yang kuat - Peter Tatchell dari kelompok hak LGBT OutRage! berpendapat bahwa memisahkan transgender dari LGB merupakan "kegilaan politik".[48]
Banyak orang mencoba mengganti singkatan LGBT dengan istilah umum.[47] Kata seperti "queer" dan "pelangi" telah dicoba tetapi tidak banyak digunakan.[47][49] "Queer" mengandung konotasi negatif bagi orang tua yang mengingat pengunaannya sebagai hinaan dan ejekan dan penggunaan (negatif) semacam itu masih terus berlanjut.[47][49] Banyak pula orang muda yang memahami queer sebagai istilah yang lebih politis dibanding "LGBT".[11][49] "Pelangi" punya konotasi yang berkaitan dengan hippies, pergerakan Zaman Baru, dan organisasi seperti Rainbow/PUSH Coalition di Amerika Serikat.
Penggambaran "komunitas LGBT" atau "komunitas LGB" juga tidak disukai beberapa lesbian, gay, biseksual, transgender, dan juga ontolog.[8][50][51] Beberapa tidak setuju dengan solidaritas politis dan sosial, serta kampanye hak asasi manusia dan visibilitas yang biasanya ikut serta, termasuk gay pride.[50][51] Beberapa dari mereka meyakini bahwa mengelompokkan orang dengan orientasi non-heteroseksual menimbulkan mitos bahwa menjadi gay/lesbian/bi menjadikan seseorang berbeda dari yang lain.[8][50] Orang-orang semacam ini tidak banyak terlihat jika dibandingkan dengan aktivis gay atau LGBT lain.[50][51] Faksi ini sulit dipisahkan dari orang-orang heteroseksual, sehingga umum bagi orang untuk menduga bahwa semua LGBT mendukung kebebasan dan visibilitas LGBT dalam masyarakat, termasuk hak seseorang untuk hidup berbeda dari yang lain.[50][51][52] Dalam buku "Anti-Gay", koleksi esai tahun 1996 yang disunting oleh Mark Simpson, konsep identitas "satu ukuran cocok untuk semua" yang didasarkan pada stereotip LGBT dikritik karena menekan kepribadian kaum LGBT.[53]

Hasil gambar untuk lgbt 
 
Hasil gambar untuk lgbt


percakapan bahasa jepang

Cara Mudah Belajar Percakapan Bahasa Jepang Sehari-hari.

Konnichiwa, Sekarang lagi demam-demamnya belajar beberapa bahasa nih sobat blogger, kali ini saya akan memberikan pembelajaran sedikit mengenai percakapan sehari-hari dalam menggunakan bahasa jepang. Yuk langsung saja kita belajar bersama:

Berikut contoh ucapan salam & ekspresi:

オはよう ございます :  Ohayou gozaimasu (Selamat pagi)
コんにちわ : Konnichiwa (Selamat siang)
コんばんわ : Konbanwa (Selamat malam)
オやすみ なさい : Oyasumi nasai (Selamat tidur)
サようなら :  Sayounara (Selamat tinggal atau Selamat jalan)
ジャ, また あした : Ja, mata ashita (Sampai jumpa besok, ya)
アりがとう ございます : Arigatou gozaimasu (Terima kasih)
ドうも ありがとう ございます : Doumo arigatou gozaimasu (Terima kasih banyak)
ドう いたしまして : Dou itashimashite (Sama-sama, Terima kasih kembali)
スみません : Sumimasen (Maaf)
スみません : Sumimasen (Permisi)
シつれい ですが : Shitsurei desuga…(Permisi/Maaf…—> diucapkan sebelum bertanya tentang hal pribadi)
オねがいします : Onegaishimasu (Minta tolong)
オげんき です か : Ogenki desu ka? (Apa kabar?)
ゴめん ください :  Gomen kudasai (“Permisi”, —> digunakan ketika berkunjung ke rumah orang lain)
イらっしゃいませ :  Irasshaimase (Selamat datang —> diucapkan pada tamu restoran, hotel, dll)
イらっしゃい : Irasshai (Selamat datang —> dipakai pada waktu kedatangan tamu)
.
Dibawah ini ada beberapa ungkapan lainnya yang bisa kamu gunakan :

ごーきげん いかが です か : go-kigen ikaga desu ka : apa kabar
おーはよお ございます : o-hayoo gozaimasu : selamatan pagi
よい おーてんき です ね : yoi o-tenki desu ne : cuaca yang indah
おーめ に かかれて うれしい です : o-me ni kakarete ureshii desu : senang berkenalan dng anda
ながい こと おーじゃま いたしました : nagai koto o-jama itashimashita : terima kasih atas waktunya
みょおにち また おーあい しましょお : myoonichi mata o-ai shimashoo : sampai ketemu besok
わたし いんどねしあん です : watashi indonesian desu : saya orang indonesia
イんどねしあ から きました : Indonesia kara kimashita : saya berasal dari indonesia
しゅみ わ おんがく かんしょお です : shumi wa ongaku kanshoo desu : kegemaran saya dulu bermain musik
どこ から きました か : doko kara kimashita ka?: dari mana asalmu?
なに が ほしい の ですか : nani ga hoshii no desuka? : Apa yang sedang kamu lakukan?
ごめん なさい : gomen nasai : maafkan saya
すみません : sumimasen : maaf
おーてすう かけて すみません : o-tesuu kakete sumimasen : maaf merepotkan anda
とてむ しあわせ です : totemu shiawase desu : saya sangat bahagia
わたし の こぶつ わ ちょこらえと です : watashi no kobutsu wa chokoraeto desu : makanan kesukaan saya coklat
マいばん ほし お かんさつ して います : Maiban hoshi o kansatsu shite imasu : Setiap malam saya mengamati bintang-bintang
.
Yang Umum diucapkan di Awal Pembicaraan

オはよう / オはよう ございます : Ohayou / Ohayou gozaimasu : “selamat pagi”
コんにちわ :  Konnichiwa : “selamat siang”
コんばんわ :  Konbanwa : “selamat malam”
ヨろしく おねがいします :  Yoroshiku onegaishimasu : “mohon bimbingannya” / “mohon bantuannya”
オ げんき です か :  O genki desu ka? : “Apakah Anda sehat?”
オ かげ です :  O kage desu : “Saya sehat-sehat saja.” (digunakan untuk menjawab “O genki desu ka?”)
キョう わ いい お てんき です ね :  Kyou wa ii o tenki desu ne? : “Cuaca hari ini bagus, bukan?”
ヨうこそ :  Youkoso! : “Selamat datang!”
モしーもし :  Moshi-moshi…: “Halo…” (berbicara lewat telepon)
.
Yang umum diucapkan Selama Percakapan Berlangsung

ハい : Hai : Ya (untuk menyetujui sesuatu atau menjawab pertanyaan)
イいえ :  Iie : “Tidak” (kebalikannya “hai”)
アりがとう / アりがとう ございます :  Arigatou / Arigatou gozaimasu : “Terima kasih”
ゴめん な さい :  Gomen na sai : “Mohon maaf”
スみません :  Sumimasen : “Permisi”
ザんねん です :  Zannen desu : “sayang sekali” / “amat disayangkan”
オめでっと, ね :  Omedetto, ne : “Selamat ya”
ダめ / ダめ です よ :  Dame / Dame desu yo : “jangan” / “sebaiknya jangan”
スてき です ね :  Suteki desu ne : “Bagus ya…” / “indah ya…”
スごい / スごい です よ :  Sugoi! / Sugoi desu yo! : “Hebat!”
ソう です か :  Sou desu ka : “Jadi begitu…”
ダいじょうぶ です / ヘいき です :  Daijoubu desu / Heiki desu : “(saya) tidak apa-apa” / “(saya) baik-baik saja”
.
Jika Kesulitan menangkap Ucapan Lawan Bicara

チョっと ゆっくり いって ください : Chotto yukkuri itte kudasai : “Tolong ucapkan lagi dengan lebih lambat.”
モう いちど いって ください :  Mou ichido itte kudasai. : “Tolong ucapkan sekali lagi.”
モっと はっきり いって ください :  Motto hakkiri itte kudasai. : “Tolong ucapkan dengan lebih jelas.”
.
Untuk Mengakhiri Pembicaraan

サよなら : Sayonara : “Selamat tinggal”
マた あいましょう : Mata aimashou : “Ayo bertemu lagi kapan-kapan”
ジャ, また / また ね :  Ja, mata / mata ne : “Sampai jumpa”
マた あした :  Mata ashita : “Sampai jumpa besok”

Lainnya :)

イらっしゃいませ : Irasshaimase! : “Selamat datang!”
イてきます :  Itekimasu! : “Berangkat sekarang!”
イてらっしゃい :  Iterasshai : “Hati-hati di jalan”
イただきます :  Itadakimasu : “Terima kasih atas makanannya”
ゴちそうさま でした :  Gochisousama deshita : “perjamuan/hidangan sudah selesai”
キもち :  Kimochi…! : nyaman (perasaan nyaman di suatu tempat)
Ki wo tasukete ne. ''Hati-hati di jalan ya''
O-sewa ni narimasu. ''Maaf telah merepotkan''
Anata no namae wa nan desu ka? ''Nama anda siapa?''
Nani wo shite imasu ka? ''Sedang apa/lagi ngapain?''
Nihongo wo benkyou shimasu. ''Belajar bahasa jepang''
Ongaku wo kiite imasu. ''Sedang mendengarkan musik''
Terebi wo mite iru. ''Sedang nonton tv''
Doko e ikitai ka? ''Pengen pergi kemana?''
Gakkou e ikimasu. ''Pergi ke sekolah''
Nemukatta, netai n desu. ''Ngantuk, saya ingin tidur ah''
Daijoubu desu. ''Tidak apa-apa''
Biasanya di pakai pada saat keadaan kita tidak apa-apa. Misalnya saya jatuh dan di tanya teman,
Rai : anata wa daijoubu desu ka? (Kamu tidak apa-apa?)
Kai : hai, daijoubu desu. (Iya, tidak apa-apa)
Chotto matte kudasai. ''(tolong) Tunggu sebentar''
Anata no koto ga suki desu. ''Aku suka kamu''   Ini biasa di pakai kalau kita suka dengan seseorang tapi suka nya ini dengan perasaan. Kalau''Anata ga suki''aja, ini hanya sekedar suka aja atau seperti tertarik.
Douzo... ''Silahkan...''
Dare ni mo iwanaide. ''Jangan bilang ke siapa-siapa?''
Doko ni itta no? ''Dari mana saja?''
Dou iu imi desu ka? ''Maksudnya bagaimana?''
Homete kurete, arigatou. ''Terima kasih atas pujian nya''
Gakkari shita. ''Saya kecewa''
Go seikou wo... ''Semoga sukses''
Tonde mo arimasen. ''Ah, sama sekali tidak''.
Sumimasen. ''Maaf/ -Permisi''. Sumimasen juga bisa berarti permisi ya.
Shitsurei shimashita. ''Mohon maaf (telah/bila tidak sopan)'' 24. Moushiwake arimasen. ''Mohon maaf'' 25. Oyurushi kudasai. ''Maafkanlah saya''. Nah kalo yg ini jika kita memang benar2 salah dan mau minta maaf sebesar2nya.
Nido to kurikaeshimasen -. ''Saya tak akan mengulanginya lagi''.
Okoranaide kudasai. ''Jangan marah''.
Sekian pembelajaran dasar dalam percakapan sehari-hari menggunakan bahasa Jepang. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. ジャ, また Ja, mata ^^.

perbedaan job,work and carieer

Perbedaan dalam Penggunaan ‘Job’, ‘Work’ dan ‘Career’ pada Kalimat Bahasa Inggris Beserta Contoh Kalimatnya


Sahabat KBI pasti sering mendengar tentang istilah kerja, bekerja ataupun pekerjaan dalam bahasa inggris,  namun mungkin masih sulit untuk membedakan antara ketiganya. ketiga kata tersebut memang memiliki makna yang hampir sama, namun berbeda dalam hal penggunaan nya. Berikut ini penjelasan mengenai perbedaan antar job, work dan career dalam kalimat bahasa inggris.
Perbedaan dalam Penggunaan 'Job', 'Work' dan 'Career' pada Kalimat Bahasa Inggris

Pengertian, Perbedaan dalam Penggunaan ‘Job’, ‘Work’ dan ‘Career’ pada Kalimat Bahasa Inggris


Job, work dan career merupakan 3 kata yang memiliki makna yang sama namun memiliki penggunaan yang berbeda. 3 kata tersebut memiliki arti kerja, pekerjaan dan bekerja. Berikut penjelasan mengenai Job, work dan career beserta perbedaanya.
Penjelasan ‘JOB’
Pekerjaan merupakan sebuah aktivitas yang dilakukan untuk mendapatkan gaji dari aktivitas tersebut. Job sering disebut dengan profesi. Job merupakan jenis countable noun, yaitu kata benda yang dapat di hitung.
Contoh :
  • Do you have job? (Kamu memiliki pekerjaan?)
  • what’s job that you want? (pekerjaan apa yang kamu ingin?)
  • my job is a doctor (pekerjaan ku adalah seorang dokter)
  • how many time that you use in your job? (berapa banyak waktu yang kamu habiskan untuk pekerjaan mu?)
  • I can not search you a job (aku tidak dapat mencarikanmu pekerjaan)

Penjelasan WORK
Work memiliki arti yang sama dengan job dan career, namun work berbentuk noun (kata benda) dan verb (kata kerja). work juga berbentuk uncountbale noun (kata benda yag tidak dapat di hitung)
Contoh :
  • I work in Bandung now (aku sekarang bekerja di Bandung)
  • she should finish her work (dia harus menyelesaikan pekerjaanya)
  • They work for theirselves (mereka bekerja untuk dirimereka sendiri)
  • I don’t care because this is my work (aku tidak perduli, karena ini pekerjaan ku)
  • you should love your work (kamu harus mencintai pekerjaan mu)

Penjelasan CAREER
Career memiliki arti pekerjaan, oleh sebab itu career berbntuk noun (kata benda), karir juga biasanya berhubungan dengan bidang tertentu.
Contoh :
  • My career is in politic (karirku berada di politik)
  • what is your career now, Dian? (apa karir mu sekarang dian?)
  • what career that you want to have? (karir seperti apa yang kamu inginkan?)
  • how is your way to achieve your career? (bagaimana caramu untuk mencapai karir mu?)

Perbedaan :
  • Job : Noun (Countable Noun)
  • Work :(Noun & Verb)
  • Career : (Noun)

kosakata dan istilah medis

200 KosaKata Penyakit dan Istilah Medis ( Kesehatan ) dalam Bahasa Inggris LENGKAP Dengan Artinya

200 Kosakata Penyakit dan Istilah Medis dalam Bahasa Inggris LENGKAP 

Kosa kata tentang nama penyakit merupakan hal dasar dalam pembelajaran vocabulary. Kita harus banyak menghafal dan menyebutkan vocabulary yang sudah kita pelajari. Dengan seperti itu kamu akan mudah untuk mengingat kosa kata. Seperti yang kita ketahui, vocabulary itu sangat penting untuk kita.
Dengan kosa kata kita dapat melakukan semua skill bahasa inggris lain seperti speaking, reading, listening, dan writing. Mustahil kita dapat membaca, menulis, dan lainnya jika kita tidak mengetahui vocabulary dasar. Untuk membantu meningkatkan kosa kata yang kalian miliki. Saya akan berbagi vocabulary nama penyakit dalam bahasa inggris.
Sebagian orang pasti pernah mengetahui nama penyakit dalam bahasa inggris setidaknya satu nama. Hal itu dikarenakan sebagian orang pasti pernah merasakan tidak enaknya terkena penyakit. Mulai dari batuk, flu, pusing, sakit perut, hingga sakit gigi. Tentunya kita tidak mau mengalami penyakit. Namun, terkadang keadaan dan kondisi badan yang tidak fit membuat kita terserang penyakit. Lalu, apa pentingnya untuk mempelajari nama penyakit bahasa inggris.
Salah satu yang harus dipelajari oleh pelajar bahasa inggris pemula adalah vocbulary dasar. Untuk kosa kata dasar yang wajib dipelajari adalah nama nama penyakit dalam bahasa inggris. Banyak guru yang mengajarkan ini disekolah dan tempat kursus. Bagi kamu yang kesulitan untuk mempelajari penyakit berbahasa inggris.

Berikut ini macam macam penyakit dan istilah medis (kesehatan) dalam bahasa inggris :

1 A brain concusion = Geger otak
2 A bruise = Memar
3 A Cut =Terpotong
4 A nosebleed = Mimisan
5 A convulsion = Kejang
6 Aurist = dokter telinga
7 A Wound = Terluka
8 A stratch = Tergores
9 A scar = Punya bekas luka
10 A convulsion = Kejang
11 A heart trouble = Sakit jantung
12 Appendicitis = Usus buntu
13 Airsick = Mabuk udara
14 Anemia = Kurang darah
15 Ambulance = Ambulan
16 Anatomy = Anatomi
17 Bronchities = bronkitis
18 Beyong disease = Penyakit luar
19 Blood = darah
20 Blood donors =Donor darah
21 Biology = Biologi
22 Bleedingtes =Berdarah
23 Brain = Otak
24 Bladder = Kantung kemih
25 Colera = kolera
26 Chicken pox = sakit cacar air
27 Carsick = mabuk darat
28 Cancer = kanker
29 Checks up =berobat
30 Clinic = klinik
31 Cardiologist = ahli jantung
32 Capluse = Kapsul
33 Color blind = Buta warna
34 Cholesterol = Kolestrol
35 Cough = Batuk
36 Cold = Pilek
37 Chlorophyll = Klorofil
38 Corpse = Jenazah
39 Caninus = Gigi taring
40 Chest = Tulang dada
41 Collar bone = Tulang selangka
42 Doctor = dokter
43 Dentist = dokter gigi
44 Dermatologist = dokter kulit
45 Disease = penyakit
46 diarrheea diare
47 Diabites = kencing manis
48 Dysentery = disentri
49 Diptheria = dipteri
50 Dizzy = pusing
51 Drug = obat teguk
52 Dose =Dosis
53 Disease in = Penyakit dalam
54 Diabetes = Kencing manis
55 Eyeache = sakit mata
56 Earache = sakit telinga
57 eye drop = obat mata
58 Emergency room = UGD
59 Etiquette = Etiket
60 Essential fatty acids = Asam lemak asensial
61 Endurance =Daya tahan tubuh
62 Ear = Telinga
63 Eye = Mata
64 Fever = Demam
65 Fainting =Pingsan
66 General Practitioner =dokter umum
67 Goiter = Gondok
68 Gut flora Floro = usus
69 Gland himofise = Kelenjar Himofise
70 Health = kesehatan
71 Healthy = Sehat
72 Headache =Sakit kepala
73 High temperature =Suhu badan tinggi
74 Hepatitis = hepatitis
75 Hospital = Rumah sakit
76 Herbal tonic = Jamu
77 Heart dissease = Jantungan
78 Hypertension = Asma
79 Hospitalization = Rawat inap
80 Heel bone = Tulang lutut
81 Infectious disease = Penyakit menular
82 Influensa = Sakit flu
83 injection =Suntikan
84 Intensive Care = Unit ICU
85 Internist = dokter penyakit dalam
86 Injurt =Hipertensi
87 Incisive =Gigi seri
88 Immunization = Imunisasi
89 Infusion = infus
90 Jaundice = Sakit kuning
91 Kidney = stones Batu ginjal
92 Kidney = Ginjal
93 Knee capp= Tulang tempurung lut
94 Knee joint = Sendi lutut
95 Lumbago =Sakit pinggang
96 Laboratory = Laboraturium
97 Lungs =Paru-paru
98 Medicine = obat
99 Maternity hospital = Rumah sakit bersalin
100 Maternity house = Rumah bersalin
101 Mentall disorders = Ganguan jiwa
102 Medical Patient = Pasien
103 Medical =Medis
104 Midwife =Bidan
105 Muscle =Otot
106 Medulla = Sumsum belakang
107 Mouth cavity = Rongga Mulut
108 Microscope =Mikroskop
109 Muscle backs = Otot punggung
110 Nurse = Perawat
112 Neurologist = ahli urat saraf
113 Narcotics = Narkotika
114 Nutritious = Bergizi
115 Nutrient = Gigi
116 Neck Tulang = leher
117 Oculist Dokter = mata
118 Obstetrician = Dokter kandungan
119 Omega oils =Minyak omega
120 Oxalicacid = Asam oksalat
121 Outpatient = Rawat jalan
122 Pinset = jepitan
123 Pill = Pil
124 Physician =Dokter/tabib
125 Pediatriacian = Dokter anak
126 Pulmonologist = ahli paru-paru
127 Psychologist = ahli ilmu jiwa
128 Psychiatrist = psikiater
129 Patient = pasien
130 Pharmacy = Farmasi
131 Pharmacist = Apoteker
132 Pharmacology = Farmakologi
133 Pharmacopoeia =Farmakope
134 Pimple =Jerawat
135 Physiologi =Fisiologi
136 Psychotropic = psikotoropika
137 Prescription = Resep
138 Syndrome x = Sindrom x
139 Syringe = Suntikan
140 Operation = Operasi
141 Blood = Darah
142 X-ray = Sinar x
143 Chlorophyll = kloropil
144 Chicken pox =Cacar air
145 Seasick = Mabuk laut
146 Carsick = Mabuk darat
150 Bronchities = brohitis
151 Anemia = Kurang darah
152 A scar = Punya bekas luka
153 A convulsion = Kejang
154 A heart trouble = Sakit jantung
155 Appendicitis = Usus buntu
156 Airsick = Mabuk udara
157 Anemia = Kurang darah
158 Ambulance =Ambulan
159 Anatomy =Anatomi
160 Bronchities = bronkitis
161 Beyong disease = Penyakit luar
162 Blood =darah
163 Blood donors = Donor darah
164 Biology = Biologi
165 Bleedingtes = Berdarah
166 Brain = Otak
167 Bladder = Kantung kemih
168 Colera = kolera
169 Chest = Tulang dada
170 Collar bone =Tulang selangka
171 Doctor = dokter
172 Dentist = dokter gigi
173 Dermatologist = dokter kulit
174 Disease =penyakit
175 Neck = Tulang leher
176 Disease in =Penyakit dalam
177 Diabetes = Kencing manis
178 Eyeache = sakit mata
179 Earache =sakit telinga
180 eye drop = obat mata
181 Emergency room = UGD
182 Etiquette = Etiket
183 Essential fatty acids = Asam lemak asensial
184 Endurance = Daya tahan tubuh
185 Ear = Telinga
186 Eye = Mata
187 Fever = Demam
188 Fainting =Pingsan
189 Blood = darah
190 Blood donors = Donor darah
191 Biology = Biologi
192 Bleedingtes = Berdarah
193 Brain = Otak
194 Bladder = Kantung kemih
195 Colera = kolera
196 Chicken pox = sakit cacar air
197 Carsick = mabuk darat
198 Cancer = kanker
199 Checks up = berobat
200 Clinic = klinik

berenang bayi

Berenang Sangat Baik Untuk Perkembangan Bayi Anda

Semua anak-anak menyukai berenang dan bermain air. Berenang membuat anak-anak gembira dan motoriknya terlatih. Bahkan para peneliti mengemukakan bahwa berenang bisa diajarkan pada bayi sejak kecil. Melatih bayi berenang bisa membuatnya nyaman dan tidak rewel. Namun yang pasti faktor keamanan harus selalu menjadi prioritas Anda ketika mengajak si kecil berenang. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat berlatih berenang dengan bayi Anda. Pertama, lakukan latihan selama bertahap sesuai umur dan perkembangan si bayi. Usia yang tepat untuk mulai melatih bayi berenang adalah mulai bayi usia 6 bulan. Pada usia ini umumnya bayi sudah bisa duduk tegak dan menyangga tubuhnya dengan cukup baik. Jika bayi merasa takut dan menangis, maka jangan dipaksakan. Ini karena proses belajar renang harus disesuaikan dengan perkembangan fisik dan kemauan bayi Anda. Lama-lama pasti keberanian bayi terhadap air akan bertambah bahkan ia akan menikmatinya.
Apalagi jika ia merasa kolam renang itu nyaman untuknya. Pilihlah kolam renang yang terjaga kebersihannya, jernih, airnya tidak terlalu dingin, tidak terlalu ramai, dan tidak terlalu panas karena sinar matahari. Selain itu carilah kolam renang dengan tempat mandi khusus untuk si kecil. Untuk keamanan, gunakan pelampung bayi seperti Neck Ring, yang tepat ukuran dan tekanan anginnya. Dalam melatih bayi berenang, pastikan Anda selalu mendampinginya. Ajari ia menggerak-gerakkan kaki dan tangan. Jangan sampai kepalanya terbenam dalam air. Jika bayi Anda sudah tampak menggigil atau kulitnya menjadi putih keriput, segara selesaikan acara berenang Anda. Waktu maksimal untuk si kecil berenang adalah 20 menit. Kemudian, mandikan si kecil dan baluri tubuhnya dengan minyak telon. Pakaikan baju hangat dan susui. Ia pun akan merasa aman dan terlindungi.
Jika dilakukan dengan benar dan rutin, melatih bayi berenang bisa mendatangkan banyak manfaat untuk si kecil dan Anda sendiri. Manfaat yang pertama adalah melatih keberaniannya sejak dini. Ketika dewasa ia akan sudah terbiasa dengan olahraga air dan mampu menguasai rasa takutnya. Berenang juga bermanfaat untuk mengasah kemandirian dan percaya dirinya. Yang kedua, renang bermanfaat membantu pertumbuhan otot si kecil karena berenang membutuhkan gerak seluruh otot motoriknya. Berenang juga meningkatkan daya tahan tubuh bayi terhadap penyakit.
Yang tak kalah penting, melatih bayi berenang bisa menumbuhkan rasa kasih sayang dan kekompakan di antara ibu dan anak. Cara ini juga ampuh untuk melatihnya beradaptasi dan bersosialisasi sejak dini. Biasanya di kolam renang juga ada orang tua lain yang mengajak bayinya berenang. Dari sini si kecil bisa mengenal temat-teman seusianya dan Anda sendiri bisa saling bertukar cerita dengan para ibu lainnya. Selamat berlatih berenang bersama si kecil kesayangan Anda.

6 Tips Aman Mengajarkan Bayi Berenang

Berenang merupakan salah satu aktifitas favorit anak-anak, latihan air ini sangat bermanfaat untuk kesehatan anak. Akan tetapi masih banyak orang tua yang masih bertanya-tanya ketika akan mengajarkan anaknya berenang, kapan waktu yang tepat untuk memulai mengajarkan anak berenang. Perlu anda ketahui, pada usia bayi sudah memiliki kemampuan berenang. Hal ini berhubungan dengan kemampuan bayi di dalam kandungan yang sudah terbiasa dengan air ketuban. Sebenarnya pada usia empat bulan, bayi telah memiliki kemampuan refleks menyelam.
Sebelum anda mengajarkan bayi berenang sebaiknya anda membiasakan bayi anda dengan akifitas air, salah satu contohnya adalah membuat kebiasaan mandinya menyenangkan, sesekali anda dapat memberikan percikan air di atas tubuhnya. Selanjutnya, sebelum mengajak bayi anda ketempat berenang. Anda dapat memilih tempat berenang yang memberikan kenyaman untuk anda dan anak atau anda dapat mendaftarkan ke kelas berenang khusus bayi. Dengan bantuan kelas berenang khusus bayi maka akan mengurangi kekhawatiran anda sebagai orang tua, walaupun sebenarnya peranan besar berada pada orang tua pada kelas berenang. Kelas berenang bayi biasanya terdiri dari sekitar 10 bayi yang akan dipandu oleh satu instruktur. Instruktur akan membagi beberapa sesi sehingga kegiatan berenang menjadi santai dan menyenangkan.

Berikut adalah tips aman mengajarkan bayi anda untuk berenang :

1.    Pilihan kolam berenang
Beda halnya dengan mengajarkan berenang pada anak, pada saat anda mengajarkan pada bayi sebaiknya memperhatikan beberapa hal diantaranya adalah pilihan kolam renang yang memberikan kelas khusus untuk ibu dan bayi. Hal ini  bertujuan untuk memberikan keamanan dan kenyaman selama anda dan bayi di tempat berenang umum.
2.    Perhatikan kondisi kesehatan anda dan bayi
Dalam memberikan kenyaman selama melakukan berenang bersama anak anda sebaiknya anda pastikan kondisi kesehatan anda dan juga bayi. Apabila bayi anda mengalami masalah kembung atau gangguan pencernaan lainnya sebaiknya tidak melakukan aktifitas berenang.
3.    Selama berenang berikan rasa aman
Bayi memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan orang tua, ketika melakukan aktifitas renang sebaiknya mengajarkan bayi anda berenang dengan menjaga kontak mata dengannya, berikan senyum dan dorongan untuk belajar berenang.
4.    Perkenalkan kolam berenang pada bayi
Salah satu cara terbaik dalam memperkenalkan kolam renang pada bayi adalah dengan meletakan bayi di tepi kolam kemudian melatihnya sedikit demi sedikit agar tidak kaget, salah satu caranya anda dapat duduk di tepi kolam kemudian memasukan bayi anda setengah badan ke dalam kolam renang kemudian mengangkatnya, apalagi bayi anda sudah mulai terbiasa.
5.    Pake krim perawatan kulit
Khusus untuk bayi yang memiliki masalah dengan kulitnya, sebelum berenang sebaiknya diberikan gel yang dapat membantu mengurangi resiko kesehatan kulit. Untuk dapat memastikan penanganan khusus sebaiknya anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter anak, sehingga tidak mengganggu kenyamanan bayi anda setelah berenang.
6.    Tunjukan keberanian anda saat berenang
Anda dapat meyakinkan bayi anda, jika berenang merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan. Letakkan mulut anda di bawah air dan tunjukan pada bayi anda bagaimana untuk meniup gelembung. Ini adalah pelajaran penting bagi bayi anda. Kemudian anda dapat mengambil posisi denga cara membaringkannya telentang dengan kepala bersandar di bahu Anda. Dorong dia untuk menendang kakinya.

memandikan bayi

Cara Memandikan Bayi

cara memandikan bayiMemandikan bayi adalah kegiatan penting yang harus dilakukan secara benar oleh orang tua. Selain ditujukan untuk membersihkan badan bayi, memandikan bayi perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak melukai bayi mengingingat kondisi bayi yang sangat lemah. Selain itu, memandikan bayi merupakan bagian penting dari perawatan bayi. Berikut beberapa cara dan tips yang dapat dilakukan oleh para orang tua dalam memandikan bayi:
  • Siapkan terlebih dahulu keperluan mandi bayi.
  • Isi air hangat (36-37 C) ke bak mandi, periksalah suhunya.
  • Bukalah bajunya, bungkus dengan handuk di pangkuan Anda, usap matanya dengan kapas yang dibasahi dengan air matang dingin, bersihkan sekitar wajah dan mulut.
  • Bersihkan mata dari luar ke dalam, gunakan kapas yang dibasahi.
  • Basuh kepala, wajah, leher, dada, lengan, punggung dan tungkainya. Perhatikan daerah lipatan.
  • Sabunilah kepala dan badan. Gunakan washlap. Pilih sabun bayi dengan formal PH balance agar tidak pedih di mata.
  • Keramasi rambutnya, pegang kepalanya di atas bak mandi. Keringkan, lepaskanlah handuk, letakkan satu tangan di bawah pundaknya, sementara tangan lainnya diletakkan di pantat. Masukkan bayi secara perlahan ke bak mandi.
  • Topang leher dan pundaknya, sabuni dan bilas. Pegang pantatnya dan angkat. Bungkus dengan handuk. Tepuk-tepuklah agar kering. Biarkan bayi terbungkus handuk saat memakaikan baju dan popok.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memandikan bayi, terutama di bagian-bagian tertentu dimana kondisinya begitu sulit untuk dijangkau dan juga mengingat kondisi kulit bayi yang masih sensitif. Daerah spesifik tersebut adalah:

Membersihkan seputar alat kelamin bayi

  • Pada bayi laki-laki:
Bersihkan kotoran yang ada pada kulup secara perlahan, dorong lembut kulit penis ke pakaiannya. Sekalah (seko) kotoran dengan kasa basah.
  • Pada bayi perempuan:
Bersihkan daerah kemaluan dari depan ke belakang (dari kemaluan ke anus dan dapat diulang dengan kasa baru), demikian pula dengan selangkangan.

Membersihkan bagian dalam telinga dan hidung

  • Bersihkan lubang hidung yang terlihat dengan kapas (cotton bud) basah.
  • Bersihkan bagian terluar telinga yang bisa dilihat dengan kapas basah.

Suntikan Intramuskular

Mempelajari cara memberikan suntikan intramuskuler (IM) dapat menjadi suatu keharusan jika Anda, atau anggota keluarga Anda, menderita penyakit yang memerlukan pengobatan melalui suntikan. Dokterlah, sebagai penyedia layanan kesehatan, yang akan memutuskan untuk meresepkan obat suntikan. Perawat akan menjelaskan kepada pengasuh pasien cara memberikan suntikan intramuskuler, yang kurang lebih serupa seperti langkah-langkah berikut.

Bagian 1 dari 2: Proses Penyuntikan

  1.  
    1 Cucilah tangan sebelum memulai prosedur penyuntikan. Menjaga kebersihan sangatlah penting untuk meminimalkan risiko infeksi.
     
  2.   Yakinkan kembali dan jelaskan prosedur yang akan dilakukan pada pasien. Tentukan lokasi penyuntikan dan jika pasien belum tahu, jelaskan apa yang akan dirasakan setelah obat disuntikkan. (Sebagian terapi injeksi dapat terasa menyakitkan atau perih di awal penyuntikan; namun kebanyakan tidak demikian. Akan tetapi, sangatlah penting bagi pasien untuk mengetahuinya jika hal itu dilakukan untuk meminimalkan tekanan yang dapat terjadi karena ketidaktahuan.)
     
  3.  
    3 Bersihkan lokasi penyuntikan dengan kapas alkohol. Sebelum melakukan penyuntikan, sangatlah penting untuk membersihkan dan mensterilkan area kulit di luar otot yang akan disuntik. Sekali lagi, hal ini dilakukan untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya infeksi setelah penyuntikan.
    • Biarkan alkohol mengering. Jangan menyentuh area tersebut sampai Anda memberikan suntikan; jika Anda melakukannya, Anda harus membersihkan area itu kembali.

  4. Anjurkan pasien agar tetap relaks. Jika otot yang akan disuntikkan dalam keadaan tegang, proses penyuntikan akan terasa lebih menyakitkan. Oleh karena itu, menenangkan otot sebanyak mungkin akan membantu meminimalkan rasa sakit saat proses penyuntikan.
    • Terkadang akan sangat membantu jika Anda mengalihkan perhatian pasien sebelum melakukan penyuntikan, dengan cara mengajukan pertanyaan tentang kehidupannya. Ketika perhatian pasien teralihkan, otot-ototnya cenderung lebih relaks.
    • Sebagian orang lebih memilih untuk mengubah posisinya agar tidak dapat melihat proses penyuntikan yang sedang berlangsung. Melihat jarum suntik mendekati kulit dapat memberikan perasaan khawatir dan tertekan bagi sebagian orang, dan tidak hanya akan mengakibatkan peningkatan kecemasan, tetapi juga otot akan menjadi tegang. Untuk membantu menenangkan pasien, mintalah ia melihat ke arah lain jika ia mau.

  5.  
    5 Suntikkan jarum ke lokasi tersebut. Mulailah dengan melepaskan tutupnya, dan kemudian suntikkan secara langsung dan cepat dengan membentuk sudut 90 derajat ke kulit. Semakin cepat Anda menusukkan jarum suntik, semakin sedikit nyeri yang pasien akan rasakan. Namun, berhati-hatilah jika Anda baru pertama kali melakukan penyuntikan. Jangan melakukannya terlalu cepat karena Anda dapat menyuntikkan pada area yang salah atau pun dapat menyebabkan kerusakan yang lebih besar daripada yang seharusnya pada kulit.[5]
    • Jika Anda baru pertama kali melakukan penyuntikan, lakukan dengan hati-hati, tetapi ketahuilah bahwa proses penyuntikan yang lebih cepat cenderung lebih baik bagi pasien.
    • Akan sangat membantu jika Anda menekan dan meregangkan area kulit yang akan disuntik dengan tangan bukan dominan (karena tangan dominan Anda akan melakukan penyuntikan) sebelum proses penyuntikan. Meregangkan kulit dapat membantu menandai target tersebut, dan mengurangi rasa sakit ketika jarum disuntikkan.

  6. Tarik sedikit plunger sebelum menyuntikkan obat. Setelah jarum ditusukkan tetapi sebelum menyuntikkan obat, tariklah plunger ke arah belakang. Meskipun tampak tidak sesuai dengan pikiran kita, hal ini penting untuk dilakukan. Jika ada darah yang masuk ke dalam alat suntik saat Anda menarik plunger, hal ini berarti jarum suntik Anda menusuk pembuluh darah dan tidak berada di dalam otot.
    • Obat yang ada di dalam alat suntik ditujukan untuk disuntikkan ke dalam otot dan bukan ke dalam aliran darah. Jadi jika Anda melihat cairan merah ketika menarik plunger, Anda harus mengubah posisi jarum ke area lain sebelum menyuntikkan obat.
    • Hal ini bukan masalah besar selama Anda menyadari adanya darah sebelum menyuntikkan obat, sehingga Anda dapat mengubah posisi jarum ke area lain.
    • Jarum suntik umumnya akan berada di dalam otot setelah ditusukkan. Jarum suntik yang mengenai pembuluh darah setelah ditusukkan sebenarnya jarang terjadi, namun alangkah baiknya jika Anda mengambil tindakan yang aman daripada menyesal sebelum menyuntik.

  7.  
    7 Suntikkan obat secara perlahan.Sementara menusukkan jarum dengan cepat sangatlah baik untuk meminimalkan rasa sakit, menyuntikkan obat secara perlahan juga membantu untuk meminimalkan rasa sakit. Ini karena obat yang disuntikkan memakan tempat di dalam otot, dan jaringan di sekitarnya harus meregang untuk menampung cairan yang masuk. Menyuntik secara perlahan akan memberikan lebih banyak waktu bagi jaringan otot untuk meregang dan akan membuat pasien tidak terlalu merasakan nyeri. 
     
     
  8.  
    8 Tariklah jarum suntik ke luar dengan sudut yang sama seperti ketika Anda menusukkannya. Tariklah jarum ke luar setelah Anda yakin bahwa semua obat telah disuntikkan.
    • Tekan lokasi bekas suntikan dengan lembut menggunakan kasa berukuran 5x5 cm.[8] Pasien mungkin akan merasa sedikit tidak nyaman; hal ini normal.

  9.  
    9 Buanglah jarum suntik dengan benar. Jangan membuang jarum suntik ke tempat sampah. Anda mungkin akan mendapatkan wadah plastik keras yang dibuat khusus untuk alat suntik dan jarum suntik bekas. Anda juga dapat menggunakan botol soda atau botol plastik lainnya yang bertutup. Pastikan jarum dan alat suntik dapat masuk ke dalam wadah dengan mudah dan tidak dapat menembus ke luar melaui sisi-sisi wadah.
    • Tanyalah kepada pemberi layanan kesehatan atau apoteker Anda mengenai ketentuan setempat atau di negara Anda untuk membuang jarum dan alat suntik bekas.

    Bagian 2 dari 2: Memahami Pengetahuan Dasar

    1.  
      1  Ketahui bagian-bagian dari alat suntik. Akan jauh lebih memudahkan Anda untuk melakukan penyuntikan jika Anda memahami mekanisme di balik hal yang Anda lakukan.
      • Alat suntik memiliki 3 bagian utama: jarum, tabung dan plunger. Jarum adalah bagian yang akan ditusukkan ke otot; tabung adalah bagian yang memiliki penanda, baik dalam cm3 (sentimeter kubik) atau pun ml (mililiter), dengan angka-angka yang tertera di sebelah penanda, dan akan diisi dengan obat; plunger adalah bagian yang digunakan untuk memasukkan dan mengeluarkan obat dari alat suntik.
      • Obat yang diberikan melalui suntik intramuskuler (IM) diukur dalam cm3 atau ml. Jumlah obat dalam cm3 sama dengan yang ada di dalam ml.

    2.  
      2  Ketahui lokasi penyuntikan. Tubuh manusia memiliki sejumlah titik yang paling baik untuk menerima obat.
      • Otot Vastus Lateralis (Paha): Lihatlah paha Anda dan bagi menjadi 3 bagian yang sama besar. Lokasi penyuntikan terletak pada bagian tengah. Paha adalah lokasi yang bagus untuk penyuntikan karena mudah dilihat. Lokasi ini juga bagus untuk memberikan suntikan intramuskuler pada anak-anak di bawah usia 3 tahun.
      • Otot Ventrogluteal (Pinggul): Untuk menemukan lokasi penyuntikan otot ini, taruhlah tumit tangan Anda pada paha bagian atas sebelah luar, di bagian pertemuan antara paha dan pantat. Arahkan ibu jari ke pangkal paha dan jari-jari yang lain ke arah kepala pasien. Buatlah bentuk huruf V menggunakan jari-jari Anda dengan cara memisahkan jari telunjuk dengan ketiga jari lainnya. Ujung-ujung jari manis dan kelingking Anda akan merasakan bagian tepi tulang. Tempat penyuntikan ada di tengah-tengah jari yang membentuk huruf V. Pinggul merupakan tempat yang bagus untuk memberikan suntikan IM kepada orang dewasa dan anak-anak yang berusia di atas 7 bulan.
      • Otot Deltoid (Otot lengan atas): Singsinglah lengan baju agar lengan atas terlihat seluruhnya. Rabalah tulang yang ada di bagian atas lengan. Tulang ini disebut processus akromion. Bagian bawah tulang ini membentuk dasar segitiga. Ujung segitiga terletak tepat di bawah bagian tengah dasar segitiga tersebut, kurang lebih sejajar dengan ketiak. Area penyuntikan yang tepat adalah di tengah segitiga tersebut, sekitar 2,5-5 cm di bawah processus akromion. Penyuntikan tidak boleh dilakukan pada lokasi ini jika pasien memiliki tubuh yang sangat kurus atau memiliki otot yang sangat tipis/sedikit.
      • Otot Dorsogluteal (Pantat): Penyuntikan akan dilakukan pada salah satu sisi pantat. Dengan kapas alkohol, tariklah garis dari ujung atas celah antara pantat ke bagian sisi tubuh. Carilah bagian tengah garis tersebut dan tarik garis ke atas sejauh kira-kira 7,5 cm. Dari titik tersebut, tarik garis ke bawah melewati garis pertama, sampai kira-kira setengah bagian pantat. Garis-garis yang Anda buat akan membentuk salib. Di bagian atas sebelah luar, Anda dapat merasakan tulang yang melengkung. Lokasi penyuntikan terletak di bagian atas sebelah luar, di bawah tulang yang melengkung. Jangan gunakan lokasi penyuntikan ini pada bayi atau anak-anak yang berusia di bawah 3 tahun; otot-otot mereka belum berkembang sepenuhnya.

    3.  
      3 Ketahui orang yang akan Anda beri suntikan. Lokasi yang paling baik untuk memberikan suntikan IM berbeda-beda pada setiap orang. Pertimbangkan beberapa hal berikut ini sebelum memberi suntikan:
      • Usia pasien. Untuk yang berusia di bawah 2 tahun, lokasi penyuntikan yang paling baik adalah otot paha. Untuk yang berusia 3 tahun ke atas, penyuntikan dapat dilakukan di otot paha atau deltoid. Gunakan jarum yang berukuran antara 22-25.
        • Catatan: Untuk anak-anak yang sangat kecil, gunakan jarum yang lebih kecil. Paha lebih dapat menahan jarum suntik yang lebih besar daripada lengan.
      • Pikirkan lokasi penyuntikan sebelumnya. Jika pasien baru saja menerima suntikan di salah satu lokasi penyuntikan, berikan suntikan di lokasi yang lain untuk membantu mencegah perubahan kulit dan terbentuknya bekas luka.